perkuliahan 1 metode penelitian sosial

“HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN DAN STANDAR KEBENARAN ILMIAH”

ilmu berasal dari bahasa arab yaitu “a’lima” yang artinya tahu adalah sebuah pengetahuan yang berdasarkan pengamatan, dengan berbagai metode, untuk dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pengetahuan : segala sesuatu yang diketahui dan dirasakan oleh pancaindera terhadap suatu objek tertentu

Perbedaan antara pengetahuan dan ilmu

pengetahuan

ilmu

Tidak memeiliki karakteristik tertentu

Memiliki karakteristik untuk dijadikan sebuah ilmu

Tidak harus disebarkan dan diajarkan pada orang lain

Harus disebarkan dan diajarkan kepada orang lain


 Paradigma Barat

Auguste comte (prancis) adalah orang yang pertama yang menggunakan istilah positivisme , yaitu :

Teori perkembangan :

  1. Tahap teologis

Teo : Tuhan  logos : ilmu , yang dapat diartikan bahwa teologis suatu faham yang  lebih mengedepankan faham spiritual .

Ada beberapa macam teologis yaitu :

  1. Fetisisme ; adalah  faham yang mempercayai hal hal mistis seperti pohon besar yang memiliki penghuni
  2. Politisme : faham yang meyakini banyaknya tuhan
  3. Monotisme : mempercayai Tuhan hanya satu
  4. Tahap metafisik : pemikiran sudah agak rasional ,mempelajari kebenaran atau realitas . meta : yang diluar
  5. Positif : faham tentang ilmu pasti , dimana manusia menginspirasi untuk merumuskan hokum , seperti ilmu kedokteran yang menjelaskan tentang hal hal yang pada awalnya bersifat fetisisme menjadi memiliki alasan yang rasional.

 

Paradigma Islam :

  1. Teologis
  2. Metafisik
  3. Positif

إِنَّ اللَّهَ لا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَذَا مَثَلا يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلا الْفَاسِقِي

 (26) Sesungguhnya Allah tidak­lah malu membuat perumpamaan apa saja; nyamuk atau yang lebih kecil dari padanya. Maka adapun or­ang-orang yang beriman mengetahuilah dia bahwasa­nya itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka , Dan adapun orang-orang yang kafir maka berkatalah mereka : Apa yang dikehendaki Allah dengan perumpamaan begini ? Tersesatlah dengan sebabnya kebanyakan manusia dan mendapat petunjuk dengan sebabnya kebanyakan. Dan tidaklah akan tersesat dengan dia, melainkan orang-orang yang fasik

 

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: